Engkaukah itu ...
Berjalan menyusur waktu
meniti relung hati
menggetarkan nadi
Titisan siapakah engkau ...
tak lekang diri dari bayang-bayangmu
Tatapan mata seakan saling mengenal
Namun apa daya ...
Wahai Pujangga , katakan padaku
Sebelum rintik hujan menyatu dengan air mata
Sebelum terhampar rasa kasih
pada belantaranya rimba
Sebelum terluka dalam jerat asmara
Siapakah Engkau ...
Rasa penasaran menggoda liar
mengkoyak dangkalnya iman
Terduduk lesu diantara torehan seribu kata
Yang tak satupun tersusun makna
Pada rembulan alit
menggantung separo dilangit
Kukabarkan resah gelisahku
Tapi mendung menutupnya
Dan hilang dari pandanganku
Sebelum kutemukan jawabnya ...
Salam tuk Sahabat
Berjalan menyusur waktu
meniti relung hati
menggetarkan nadi
Titisan siapakah engkau ...
tak lekang diri dari bayang-bayangmu
Tatapan mata seakan saling mengenal
Namun apa daya ...
Wahai Pujangga , katakan padaku
Sebelum rintik hujan menyatu dengan air mata
Sebelum terhampar rasa kasih
pada belantaranya rimba
Sebelum terluka dalam jerat asmara
Siapakah Engkau ...
Rasa penasaran menggoda liar
mengkoyak dangkalnya iman
Terduduk lesu diantara torehan seribu kata
Yang tak satupun tersusun makna
Pada rembulan alit
menggantung separo dilangit
Kukabarkan resah gelisahku
Tapi mendung menutupnya
Dan hilang dari pandanganku
Sebelum kutemukan jawabnya ...
Salam tuk Sahabat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar